Viral Aksi Berburu Koin Jagat Rusak Fasilitas Umum di Bandung
Fenomena berburu Koin Jagat yang sedang populer di kalangan masyarakat telah menimbulkan dampak negatif terhadap fasilitas umum di Kota Bandung.
Pemerintah Kota Bandung mendesak pengembang aplikasi Jagat untuk menghentikan sementara permainan berburu koin, yang dinilai merusak fasilitas umum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Yuli Eka Dianti, mengungkapkan bahwa sekitar 10 taman mengalami kerusakan akibat aktivitas pengguna aplikasi tersebut.
Taman Tegallega dan Taman Sarijadi menjadi prioritas perbaikan karena kerusakannya dinilai paling parah.
Kerusakan terjadi akibat aksi pengguna aplikasi yang mencari koin virtual di taman-taman. Di Taman Tegallega, misalnya, mereka mengorek lantai taman, menyusuri tembok, hingga mengangkat pecahan bata yang terlepas.
Pemerintah Kota Bandung meminta pengembang aplikasi untuk segera meninjau kembali dampak permainan itu terhadap kondisi fasilitas umum.
Selain di Bandung, aksi berburu Koin Jagat juga merusak fasilitas umum di Jakarta, khususnya di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta Pusat.
Polisi membuka peluang untuk memanggil pengelola aplikasi Koin Jagat buntut dari rusaknya sejumlah fasilitas umum.
Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, meminta pengembang aplikasi Koin Jagat segera menghentikan permainan karena para pengguna aplikasi tersebut telah merusak fasilitas umum.
Sejumlah taman di Kota Bandung disebutnya rusak akibat dijadikan lokasi perburuan Koin Jagat.
Pemerintah Kota Bandung terus menginventarisir kerusakan yang terjadi di berbagai taman kota dan meminta pengembang aplikasi untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.
Masyarakat diimbau untuk lebih menjaga fasilitas umum dan tidak merusaknya demi kepentingan pribadi.