Kejadian mencengangkan terjadi di salah satu perumahan di wilayah Setu, Tangerang Selatan, ketika dua orang preman mengamuk karena tidak diberi uang rokok.

Kejadian ini terjadi saat guru TK sedang mengadakan latihan marching band untuk para murid. Salah satu preman datang dan meminta uang Rp20 ribu untuk membeli rokok, tetapi permintaannya ditolak oleh guru tersebut.

Preman tersebut kemudian kembali dengan temannya dan mengulang permintaannya, tetapi lagi tidak diberi uang.

Ketika permintaan mereka lagi tidak dipenuhi, salah seorang preman mengeluarkan senjata tajam dari balik bajunya dan menampar salah satu guru TK.

Menurut Desi, salah satu guru tersebut mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut sangat menakutkan, terutama karena anak-anak yang sedang berada di depan mata.

“Kalau anak-anak si trauma pasti, karena kan itu kejadian di depannya mereka. Ketakutan juga, tapi tadi guru-guru langsung mengamankan anak-anak, biar lebih aman,” jelas dia.

Sebelumnya, Pelaku yang viral di media sosial lantaran mengamuk ke sejumlah guru di hadapan murid TK di kawasan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) ditangkap. Pelaku berinisial S dan N.

Kedua preman tersebut akhirnya ditangkap oleh polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian tersebut terjadi. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menyatakan bahwa dua pelaku ditangkap karena telah merusak alat marching band milik anak-anak TK.