Kisah pilu dialami pasangan suami istri, Darma Ambarita dan Rentina Sitohang di Sumatera Utara, yang tak bisa keluar rumah sendiri gegara sekeliling rumahnya dikeruk menjadi parit.

Kasus yang terjadi di Desa Unjur, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, ini diduga karena persoalan warisan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Darma menceritakan bagaimana anak-anaknya menjadi saksi langsung saat alat berat menggali tanah di sekitar rumah mereka.

Masalah ini bermula dari ketidaksepakatan mengenai batas kepemilikan tanah yang diwariskan turun-temurun.

Kedua belah pihak mengklaim bahwa lahan tersebut adalah hak mereka, tetapi tidak satupun yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Akibatnya, konflik terus berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas.

Pembangunan parit di sekitar rumah Darma Ambarita menjadi puncak ketegangan. Langkah ini membuat keluarga Darma kesulitan untuk keluar-masuk rumah mereka, yang semakin memperburuk situasi.

Pj Kepala Desa Unjur, Saudara Nainggolan, mengatakan upaya mediasi terkait persoalan sengketa tanah warisan ini sudah pernah dilakukan pada 2019 dan 2024. Namun mediasi tersebut tidak membuahkan hasil.

Dari kejadian ini, tak sedikit warganet yang merasa tergugah melihat video viral jeritan anak Darma saat harus melewati parit sadalam 2,5 meter untuk pergi ke sekolahnya.

Sementara itu, keluarga Darma berharap ada solusi yang adil dan tidak merugikan pihak manapun. Mereka meminta agar mediasi segera dilakukan untuk mengembalikan akses rumah mereka yang kini terblokir akibat parit yang dibuat oleh pihak yang bersengketa.