Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Jimmy Carter, meninggal dunia pada usia 100 tahun di rumahnya di Plains, Georgia, pada Minggu, (29/12) sore waktu setempat.
Carter, merupakan presiden ke-39 Amerika Serikat, dikenal lebih luas karena karya kemanusiaannya setelah masa kepresidenannya daripada masa jabatannya di Gedung Putih.
Jimmy Carter, yang lahir pada 1 Oktober 1924, adalah presiden AS tertua yang masih hidup hingga saat ini.
Ia menjabat sebagai presiden dari tahun 1977 hingga 1981.
Carter menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2002 atas upayanya dalam menyelesaikan konflik internasional dan mempromosikan demokrasi.
Selama masa jabatannya, Carter dikenal karena negosiasi perdamaian Camp David antara Israel dan Mesir, serta upayanya dalam memperluas lahan publik di Alaska dan menjalin hubungan diplomatik dengan Republik Rakyat Tiongkok.
Namun, masa kepresidenannya juga diwarnai oleh inflasi yang tinggi dan krisis sandera Iran, yang berkontribusi pada kekalahannya dalam pemilihan presiden tahun 1980 oleh Ronald Reagan.
Setelah meninggalkan Gedung Putih, Carter tetap aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk membangun rumah melalui organisasi Habitat for Humanity dan mengawasi pemilihan umum di negara-negara berkembang.
Carter juga menghabiskan waktu mengajar di Gereja Baptis Maranatha di Plains, Georgia, tempat asalnya.
Carter menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam perawatan rumah sakit setelah serangkaian masalah kesehatan, termasuk kanker yang didiagnosis pada tahun 2015.
Ia memutuskan untuk menghentikan intervensi medis pada Februari 2023 dan memasuki perawatan rumah sakit di rumahnya.
Jimmy Carter meninggalkan empat anak, dua belas cucu, dan tiga belas cicit. Keluarganya menyatakan bahwa Carter adalah pahlawan bagi mereka dan bagi semua orang yang percaya pada perdamaian, hak asasi manusia, dan cinta tanpa pamrih.