Baru-baru ini media sosial dibuat heboh dengan penamaan salah satu halte TransJakarta Petukangan Utara yang berganti nama menjadi Petukangan D’Masiv.

Banyak warganet yang mengaku baru mengetahui perubahan nama halte tersebut dari media sosial.

Salah satu akun yang mengunggah halte TransJakarta Petukangan D’Masiv yakni akun X @yeolmae9. Melalui keterangan postingan tersebut ia meyakinkan bahwa nama halte tersebut benar Petukangan D’Masiv.

“beneran nama haltenya jadi petukangan d’masiv ” dikutip dari akun X @yeolmae9, Senin (3/3/2025).

Hingga saat ini, belum diketahui apakah perubahan nama ini merupakan bentuk kolaborasi antara pihak TransJakarta dengan Band D’Masiv atau tidak.

Kasus serupa juga sempat terjadi yakni perubahan nama Stasun MRT Cipete Raya menjadi Stasiun Cipete Raya Tuku.

Kopi Tuku, brand kopi lokal yang dikenal dengan konsep “Bertetangga Baik”, resmi mengumumkan perolehan hak penamaan (naming rights) Stasiun MRT Cipete Raya pada Jumat (31/01/2025).

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, bahwa penamaan ini dibeli secara khusus dengan skema win-win cooperation. Sebab, Tuku merupakan satu-satunya swasta lokal UMKM yang bekerja sama dalam naming rights ini.